PANJI-INDONESIA  |  PALEMBANG — Pondok Pesantren (Pontren) Tahfidz Kiai Marogan menargetkan, dalam tiga tahun lembaganya akan melahirkan hafidz yang hafal Alquran 30 juz.

“Insya Allah dalam setahun bisa hafal 10 juz. Jadi selama tiga tahun mereka hafal Alquran 30 juz. Setiap tahun Pontren Kiai Marogan mewisuda santrinya,” ujar Mudir Pontren Tahfidz Kiai Marogan, KH Masagus Fauzan Yayan SQ ketika memberi sambutan pada acara wisuda 100 santriwan dan santriwati Hafidz Qur’an Pontren Kiai Marogan di Kelurahan Talang Jambe Kecamatan Sukarami Palembang Minggu (27/3/2021).

Lebih lanjut Ustadz Yayan menegaskan, setiap tahun pondok pesantren tahfidz Kiai Marogan menerima santri yang ingin mondok. Tahun ini ditargetkan 200 anak bisa mondok.

“Kami juga menyediakan beasiswa bagi santri yang tidak mampu maupun santri yatim dhuafa dengan program orang tua asuh yang pembiayaan nya dibayar oleh orang tua asuh maupun para donatur,” katanya.

Untuk kali kesekian, Pontren Tahfidz Kiai Marogan mewisuda 100 santriwan dan santriwati hafidz Qur’an. Dari 100 yang diwisuda, 12 santri menyelesaikan hafalan Qur’an 30 juz sisanya bervariasi dari satu juz hingga 30 juz.

Wisuda berlangsung di gedung serbaguna Pondok pesantren tahfidz Kiai Marogan Kelurahan Talang Jambe Kecamatan Sukarami Palembang Minggu (27/3/2021) dengan menerapkan protokol kesehatan.

Ustadz Yayan menambahkan, wisuda akbar ini kategori 30 juz. Dari 100 santriwan dan santriwati pondok pesantren tahfidz Kiai Marogan yang diwisuda 12 anak diantaranya berhasil menghafal 30 juz.

“Yang sangat membanggakan kami adalah 12 anak yang diwisuda hafal 30 juz semuanya anak yatim dhuafa yang digratiskan. Jadi selama mondok di pesantren tahfidz Kiai Marogan mereka berhasil menghafal Alquran 30 juz,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Yayan, untuk membantu operasional pondok pesantren tahfidz Kiai Marogan yang berdiri di atas lahan seluas dua hektar juga membuka wisata religi bagi masyarakat umum yang ingin berwisata. Dengan memanfaatkan lahan yang ada pondok pesantren tahfidz

Kiai Marogan membuat flaying fok, flaying gron, bebek bebekan, perahu yang melintasi sungai betutu

“Alhamdulillah sudah banyak masyarakat yang berkunjung mulai dari ibu ibu pengajian, anak anak sekolah untuk outboun, dengan biaya masuk sepuluh ribu untuk kebersihan,”tandasnya.

TEKS :  PANJI-INDONESIA.COM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here